Pisang Kapik Jadi Incaran Wisatawan di Bukittinggi
Kota Bukittinggi dikenal dengan wisata alam dan peninggalan sejarahnnya, sehingga banyak wisatawan yang datang berkunjung. Selain pesona alamnya, makanan khas Bukittinggi juga menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Diantara makanan khas Bukittinggi yang tidak asing didengar yaitu pisang kapik.
Pisang kapik terbuat dari pisang kepok, pisang yang biasanya digoreng dan disajikan dengan kopi dan teh panas. Namun, di kota Bukittinggi pisang kepok disajikan dengan cara dibakar di atas arang yang terbuat dari batok kelapa. Setelah dibakar, pisang ditekan dengan penjepit. Makanya disebut Pisang Kapik, karena pisang disajikan dengan cara ditekan-tekan hingga mendapatkan bentuk pisang yang pipih dan bulat.
Mencari pisang kapik di Bukittinggi sangat mudah. Kita dapat menjumpai beberapa pedagang yang menjajakannya di kawasan Pasar Ateh. Salah satunya adalah seorang ibu paruh baya bernama Yeni yang sudah berjualan pisang selama 30 tahun. Lokasinya berada di belakang gedung Pasar Ateh atau di depan Pasar Putiah. Ibu Anik mengaku mulai berjualan setiap hari dari pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Proses pengolahan pisang kapik sangat mudah. Berikut resep dari ibu Yeni yaitu, pisang kepok disangrai terlebih dahulu kemudian dipipihkan. Setelah itu siapkan kelapanya dan ambil bagian putihnya saja, lalu parut. Kelapa diolah menjadi inti. Gula merah dibuat untuk rasa manis dari inti pisang kapik. Setelah semua bahan disiapkan, panggang pisang secara merata. Sebagai langkah terkahir, pisang kapik ditutup dengan inti sebagai isian. Pisang kapik dijual dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp. 20.000 per tiga buahnya.
Pisang Kapik juga memiliki keunggulan dalam hal keawetan. Meskipun pisang Kapik telah digoreng, tekstur dan rasa pisangnya tetap bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama. Ini membuatnya menjadi camilan yang ideal untuk dibawa saat bepergian atau untuk dibagikan sebagai oleh-oleh kepada teman dan keluarga. Kelezatan Pisang Kapik telah mendapatkan pengakuan dari banyak orang. Makanan khas ini telah menjadi ikon kuliner kota Bukittinggi dan menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru. Para pembeli biasanya menyantap pisang kapik di pelataran Jam Gadang sambil menikmati pemandangan Kota Bukittingi dari ketinggian, bisa juga sebagai cemilan bersama mengunjungi objek wisata seperti Panorama Baru dan Taman Margasatwa dan Budaya Kinanta, atau sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang datang dari Kota Bukittinggi.
Pisang Kapik adalah salah satu makanan khas yang harus dicoba ketika mengunjungi Kota Bukittinggi. Kombinasi antara rasa manis pisang, tekstur renyah, dan variasi rasa yang ditawarkan membuatnya menjadi makanan yang unik dan lezat. Pisang Kapik tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mencerminkan kekayaan kuliner Indonesia dan warisan budaya yang berharga.
Oleh: Nurul Suryani


Komentar
Posting Komentar