Mengulik Cita Rasa Kelamai Pahit Manis Khas Desa Rambahan
Mengapa masyarakat setempat mengatakan Kelamai tersebut mengandung unsur adat? karena Kelamai ini dianggap makanan yang sudah ada sejak zaman nenek moyang mereka, lalu turun temurun sampai saat sekarang ini. Kelamai ini pun hanya boleh dibuat pada hari adat dan juga pada hari raya tiba. Menurut masyarakat setempat Kelamai adalah makanan yang disukai oleh banyak orang terutama masyarakat setempat. Perpaduan rasa manis dan pahit yang menyatu membuat sensasi enak tersendiri disetiap gigitannya, mungkin juga dikarenakan tidak setiap hari masyarakat setempat bisa menikmati Kelamai tersebut.
Dalam pembuatan Kelamai ini juga sangat menguras waktu dan tenaga karena dalam pembuatan Kelamai ini membutuhkan waktu seharian penuh dengan api yang lumayan besar agar mendapatkan hasil yang baik. Hasil yang baik bisa dilihat dari segi warna. Apabila Kelamai tersebut sudah berubah warna menjadi coklat pekat maka tingkat kematangan bisa dikatakan sempurna.
Dalam pembuatan Kelamai ini juga sangat menguras waktu dan tenaga karena dalam pembuatan Kelamai ini membutuhkan waktu seharian penuh dengan api yang lumayan besar agar mendapatkan hasil yang baik. Hasil yang baik bisa dilihat dari segi warna. Apabila Kelamai tersebut sudah berubah warna menjadi coklat pekat maka tingkat kematangan bisa dikatakan sempurna.
Untuk mendapatkan hasil yang sempurna takaran bahan-bahan juga sangat mempengaruhi. Bahan-bahannya terdiri dari tepung ketan, santan kelapa, gula merah, garam, biji kelabat yang dihaluskan. Lalu semua dicampur dengan takaran yang pas. Apabila sudah tercampur sempurna, adonan tersebut bisa dimasak. Apabila Kelamai sudah matang, Kelamai diangkat dan dipindahkan ke wadah yang besar lalu didiamkan beberapa jam agar Kelamai dingin dan bisa langsung dikemas. Kemasan Kelamai, ini terbuat dari daun pandan yang dikeringkan lalu dianyam sesuai dengan bentuk yang kita inginkan. Kemasan Kelamai ini menjadi daya tarik sendiri dan terkesan unik yang ada sampai sekarang ini karena seperti yang kita ketahui perubahan zaman yang sangat pesat tidak membuat tradisi ini menjadi pudar.
Dapat diketahui Desa Rambahan ini merupakan sebuah desa yang masih menjujung tinggi nilai leluhur dan adat istiadat. Oleh karena itu, perubahan zaman tidak menjadikan hal tersebut menjadi luntur. Dapat disimpulkan bahwa Kelamai adalah makanan tradisional yang khas dalam desa tersebut dan juga mempunyai ciri khas tersendiri. Uniknya lagi apabila sudah mendekati hari raya, masyarakat berbondong-bondong membuat Kelamai dengan keluarganya dan jarang orang yang tinggal di Desa Rambahan tersebut yang tidak membuat Kelamai ini. Mereka menganggap bahwa pembuatan Kelamai ini sudah menjadi tradisi setiap tahunnya. Dan Kelamai ini juga menu yang dinanti pada saat hari raya tiba. Kelamai akan diberikan ke sanak saudara yang pulang dari perantauan sebagai tanda keakraban antara anggota keluarga.
Oleh: Nur Atasya

Komentar
Posting Komentar